Pembibitan Bunga Matahari untuk Meningkatkan Potensi Wisata dan Potensi Pertanian di Desa Talun

Senin (12/8) Perangkat Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati Menghadiri Penyuluhan tentang program pembibitan bunga matahari untuk meningkatkan potensi wisata dan pertanian di Desa Talun. Bertempat di Balai Desa Talun, Hampir  Seluruh Perangkat Desa hadir dalam Penyuluhan yang diadakan pukul 09.00 WIB. Penyuluhan ini dilakukan atas dasar permasalahan cara mengembangkan tempat wisata dan mengurangi hama yang terdapat di pertanian Desa talun.

Bunga matahari (Helianthus annuus) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikiran (Asteraceae). Berdaun tunggal lebar, batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak dan jarang bercabang. Desa Talun yang merupakan desa wisata memiliki potensi untuk berkembang lebih maju lagi dengan keindahan yang dihasilkan dari bunga matahari dan memunculkan peluang usaha untuk dijadikan sebagai destinasi wisata.. Hal ini sudah dipraktekkan di Magelang, Jawa Tengah, sebagai salah satu proyek destinasi wisata baru yang diminati para wisatawan.

Selain indah dipandang, bunga matahari juga berperan sebagai tanaman pelindung bagi tanaman budidaya pertanian, misalnya padi. Dalam ilmu pertanian, dikenal dengan nama refugia. Refugia merupakan istilah yang menunjuk sekumpulan tanaman yang menyediakan tempat perlindungan dan sumber pakan bagi musuh alami pertanian, seperti serangga. Bunga matahari merupakan salah satu tanaman refugia yang efektif untuk mengendalikan hama wereng pada tanaman padi. Bunga matahari dapat menarik predator jenis pirate bugs yang memangsa wereng, thrips, aphids, tungau, kepik, kutu putih serta laba-laba yang memangsathrips, tungau dan lalat bibit.

Kegiatan Pembibitan Bunga matahari dimulai pada hari Senin tanggal 22 Juli 2019 oleh Tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) 2019 sampai akhir perawatan selama melaksanakan KKN dengan tujuan Menerapkan dan Mengemangkan potensi wisata dan pertanian yang ada di Desa Talun. Tahap-tahap pembibitan bunga matahari dimulai dengan penyiapan media tanam, kemudian persiapan bibit bunga matahari, selanjutanya penanaman bunga matahari disertai perawatan yang dilakukan sampai bunga berhasil tumbuh dan akhirnya dilakukan penyuluhan tentang pembibitan bunga matahari kepada perangkat desa Talun.

Kegiatan pembibitan ini berjalan lancar dengan ditandai oleh antusiasme perangkat desa yang banyak memberikan pertanyaan selama berlangsungnya penyuluhan. Ketua kelompok tani desa Talun juga memberikan ketertarikan yang tinggi dengan ditandai oleh keinginan menanam bunga matahari. Harapan dari kegiatan ini adalah Desa talun dapat menerapkan program penanaman bunga matahari untuk melindungi tanaman padi, menambah destinasi wisata dan juga mengolah hasil produk bunga matahari sehingga memberikan sumber penghasilan Baru kepada warga Desa Talun.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan